Jumat, 12 Januari 2018

TK Mujahidin 2 turun ke Sawah

TK Mujahidin 2 Griya Citra Asri turun ke sawah mengenal lebih dekat proses menanam padi dari mulai mengolah tanah, mengairi area sawah, pembibitan dan penanaman.
Bangga menjadi petani ditanamkan sejak dini, profesi petani mulai langka dan tergerus oleh hedonism masyarakat kota.
Berdasarkan data dari Sensus Pertanian 2013 jumlah keluarga Petani 31 Jutaan dan terus menurun dari tahun ke tahun, dan 65% sudah berusia diatas 45 tahun. Kebanyakan beralih menjadi TKI atau tenaga informal di kota kota besar, sungguh ironi bila negara agraris profesi petani terkikis.


 




Senin, 08 Januari 2018

Pak RW

Pemimpin itu dimulai dari Pemimpi, mempunyai mimpi apa yang akan di lakukan dengan teamnya, apa yang akan dibuat bersama teamnya dan apa yang akan dihasilkan oleh teamnya.
Di lingkup kecil seperti Keluarga seorang pemimpin juga diharuskan mempunyai mimpi..mimpi bagaimana keluarganya dapat sejahtera, pendidikan anak2nya terpenuhi dan menjadi keluarga yang Sakinah warahmah.
Lingkup tetangga kita ada organisasi namanya - RT-Rukun Tetangga diatasnya lagi ada namanya - RW-Rukun Warga yang lingkupnya terdiri dari beberapa Rukun Tetangga.
Rukun Warga dipimpin oleh seorang RW yang dipilih oleh perwakilan yang ditunjuk oleh RT.
Ketua RW kita terpilih adalah Pak Jufri Pattilasa.
Pagi di hari minggu kemarin kita ngobrol singkat tentang wilayah Rukun Warga kita.
Ini mimpi beliau....
...pak..aku punya mimpi nantinya seluruh wilayah kita lingkungannya rapi, teratur,bersih , polisi tidur diperumahan kita tertibkan, parkir mobil warga di jalan kita himbau untuk masuk ke garasi rumah atau garasi kolektif yang akan kita buat dan jalan jalan bisa di paving semua atas bantuan pemerintah.
Pintu gerbang perumahan akan kita benahi, hanya ada 3 pintu masuk ke wilayah kita mulai dari samping kampung Bandarejo, depan Brimob dan pintu utama kita di arah jalan Bukit Palma. Pintu Utama itu yang akan kita benahi, kita pasang bumb gate atau palang pintu otomatis dan beberapa area rawan kita pasang CCTV...aku juga punya mimpi di tiap lingkup RT mempunya taman2 kecil dengan lampu penerangan yang terang dimalam hari dan keamanan keselamatan yang terjamin buat anak anak kita bermain.
....aku punya mimpi ini dan itu pak...
Tapi mimpi itu hanya bisa terwujud oleh bantuan dan partisipasi warga kita, tanpa partisipasi warga...mimpi hanya sebatas mimpi pak...
Menjadi pemimpin memang tidak bisa menyenangkan semua orang dan memang tugas pemimpin itu bukan untuk menyenangkan semua orang.
Ayuuukkk...kita wujudkan mimpi kolektif kita dengan komando pak RW, sisihkan ego, kepentingan kelompok atau hal hal kecil yang bisa merusak mimpi mimpi diatas.




Minggu, 07 Januari 2018

Lomba Mewarnai Dalam Rangka memperingati Hari Ibu, PKK RW VII Griya Citra Asri

Minggu pagi 7 January 2018 diadakan lomba mewarnai di balai RW VII Griya Citra Asri, Dalam rangka memperingati Hari Ibu, meskipun sedikit terlambat namun mempunyai makna yang luas bagi warga PKK RW VII Griya Citra Asri.
Lomba mewarnai dibagi 4 kategori : Kategori A,B,C dan D. Usia dari 4 tahun sampai 13 tahun.
Total peserta kurang lebih 80 peserta dari putra putri warga RW VII.
Berikut gambaran keramaian lomba :











Rabu, 27 Desember 2017

Pantai Indrayanti Gunung Kidul Jogja

Lanjutan dari wisata di pantai Baron kita menuju ke Pantai Indrayanti, dari Pantai Baron ke Pantai Indrayanti kurang lebih 8 Km, Di tempuh kurang lebih 30 menit. Kalau dari pos Retribusi Wisata Pantai Wonogiri ambil arah ke kiri.
Pantai Indrayanti mempunyai pantai yang panjang dengan debur ombak yang besar berpasir putih bersih, di pinggir jalan tanpa tiket masuk, hanya dikenakan biaya parkir mobil sebesar Rp.10.000,- ( mungkin musim liburan yaaa..parkirnya mahal dikit ).
Di sisi jalan banyak di bangun gazebo gazebo yang disewakan buat pengunjung, 1 gazebo sewanya Rp. 25.000,- sepuasnya. Pohon cemara udang banyak berjejer di sepanjang jalan, di kanan kiri gazebo banyak penujual makanan, asesoris, kaos dan celana.
Area bermain tidak ada, pengunjung hanya bersantai menikmati pemandangan pantai dan debur ombak, pakai kacamata hitam dan sun block ya..panas sekali.
Harga kopi se gelas Rp.3.000,- , Bakso Rp. 10.000/mangkok. Sedang kaos pantai di harga Rp.55.000. lumayan mahal bila dibandingkan kwalitas.
Selama anak anak bermain di pantai dan berenang di pinggir pantai harus didampingi karena ombak besar dan sedikit dalam, lumayan berbahaya bila ditinggal.









Pantai Baron Gunung Kidul Jogja

Hi teman...di ujung tahun 2017 ini, Saya akan sharing pengalaman jalan jalan ke Pantai Baron Gunung Kidul Yogyakarta.
Dengan jalur darat naik mobil dari Griya Citra Asri Surabaya di tempuh kurang lebih 8 jam sampai Jogja, berangkat malam jam 20.00 Wib - sampai hotel Santika Premiere Jogja jam 4.00 dini hari menjelang subuh. Oh yaa kalau ke Jogja kita selalu menginap di Santika Premiere Jogja yang dekat dengan Tugu Jogja, Tempat Angkringan dan ke Malioboro bisa dengan jalan kaki saja, hotelnya asik, nyaman dan makanannya sangat berlimpah, rekomen banget deh.
Setelah sarapan pagi di hotel, kita berangkat jam 8.00 pagi menuju ke Wonosari Gunung Kidul dimana pantai Baron berada.
Jalan yang kita lalui sangat bagus dengan aspal yang mulus, tidak banyak halangan yang berarti meskipun ada beberapa simpul macet yang disebabkan oleh lampu stopan persimpangan jalan.
Area Gunung Kidul menjadi daerah yang sangat ramai di kunjungi wisatawan saat musim liburan ini, banyak iring iringan mobil dari beberapa daerah di luar Jogja, kanan kiri jalan banyak pemandangan area persawahan, kebun jati, hutan rakyat atau warung kuliner khas Jogja, yang paling banyak adalah penjual Belalang Goreng disepanjang jalan, perlu dicoba.
Memasuki gerbang wisata pantai Gunung Kidul kita di kenakan tiket masuk Rp.5.000/orang, setelah itu bebas kearah wisata pantai mana yang akan kita tuju, oh ya..disepanjang pantai Wonosari Gunung Kidul kita akan di manjakan oleh banyak obyek wisata pantai, terserah mau kemana, tujuan kita adalah pantai Baron.
Di Pantai Baron kita hanya di kenakan tarif parkir mobil saja sebesar Rp.5.000.
Warung warung penjual olahan hasil laut, Makanan ringan, Bakso, Mie ayam dan penjual buah menyambut kita di sekitar area parkir.
Pantai Baron sendiri sebetulnya adalah pantai untuk bersandar para nelayan sekitar untuk menurunkan hasil tangkapannya, disana juga ada TPI dan pasar ikan.
Pantai Baron di apit oleh 2 tebing di kanan kirinya sehingga arus ombak laut tidak terlalu kencang dan besar. Di sisi kiri puncak tebing ada mercusuar yang tinggi dan dapat kita tempuh dengan menaiki tebing sampai atasnya, sedang disamping kanan ada tebing dengan gundukan pasir dengan air lautnya yang dangkal membentuk seperti pulau kecil tempat untuk bermain dan berbasah basah dengan air laut, oh ya..nyebrang ke sana dikenakan tarif Rp.10.000/ orang sudah termasuk penjemputan. Bibir pantai Baron sayangnya banyak di pasang tenda tenda sewaan yang menutupi seluruh pantainya sehingga merusak pemandangan, seandainya di tata lebih tertib pasti lebih asiik.
Harga makanan di sana sudah diatur dengan harga yang sama antara warung yang satu dengan warung yang lainnya, sehingga tidak ada harga yang bikin kita terkejut seperti harga di warung tenda Malioboro...banyak jebakan Batmannya...hahahaha.
Pantai Baron memang cocok untuk berlibur bersama keluarga.
Total Biaya :

  • Bensin Griya Citra Asri Surabaya - Jogja    : Rp. 400.000,-
  • Camilan dan makan selama perjalanan        : Rp. 200.000,-
  • Bensin Jogja - Pantai Baron PP                    : Rp. 200.000,-
  • Tiket masuk 5 orang dewasa @rp.5.000      : Rp.   25.000,-
  • Parkir Mobil                                                 : Rp.     5.000,-
  • Sewa Perahu 5 dewasa                                 : Rp.   50.000,-
  • Makan siang di Pantai Baron                       : Rp. 100.000,-
Total biaya                                                              : Rp. 980.000,- / 5 orang  = Rp. 196.000/orang.
Jadi biaya per orang bila kita berwisata ke pantai Baron Gunung Kidul Jogja dari Surabaya kurang lebih Rp. 196.000,-. (belum termasuk biaya menginap selama di Jogja)















Minggu, 10 Desember 2017

Kerja Bakti Yuuukkk..!!!












Pasar Sememi Surabaya

Ibu ibu Griya Citra Asri berbelanja kebutuhan dapur biasanya ke Pasar Sememi, hanya 1100 langka dari GCA atau 500 meter. Pasar yang telah selesai dibangun oleh Pemkot Surabaya satu tahun lalu itu secara letak dan luas area sangat representatif karena mudah di jangkau baik dari dalam perumahan ataupun dari jalan raya Sememi Benowo.
Namun dari segi ketersediaan barang kebutuhan dapur masih kurang komplit, banyak lapak lapak jualan yang belum terisi. Kebanyakan pedagang masih suka berjualan di sepanjang jalan samping pasar, sehingga di dalam area pasar kelihatan kosong.
Jalan di sekitar juga terlihat rusak dan tergenang air bila hujan, beberapa paving jalan terkelupas dan tidak rata karena beban muatan.
Bila pedagang mau disiplin berjualan di dalam pasar dan pembeli parkir kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan serta melakukan aktivitas belanja di dalam pasar...Akan sangat tertib dan bersih Pasar Sememi Surabaya.
Yuk..belanja didalam pasar...