Senin, 10 Januari 2022

Lele ku sehat lele ku kuat

Berternak lele dimulai oleh pak RT tiga bulan lalu, minggu pagi kita panen untuk jualan lele pecel saat ada peresmian lapangan futsal oleh bapak Walikota Surabaya - Bapak Ery Cahyadi di balai RW 07 GCA.
Pak RT panen hanya 30 ekor yang sudah mulai besar, kurang lebih bobotnya 1 ons per ekor, sangat pas untuk di buat sambal lele plus lalapannya.
Pada dasarnya Usaha pecel lele bisa dijadikan peluang bisnis sampingan di rumah bagi ibu rumahtangga. Bisnis ini pula dapat dijadikan usaha sampingan bagi pelajar, karyawan dan mahasiswa. Ketika pulang kerja atau sekolah pada waktu sore hari maka jam 16.00 mereka bisa membuka usaha paruh waktu jualan pecel lele dengan memakai konsep gerobak, rumahan, kaki lima, keliling sampai permanen restoran.
Rincian Modal Usaha Pecel Lele
Untuk lebih jelas dan lengkap, berikut ini modal awal usaha pecel lele dalam bentuk warung gerobak, antara lain:
1. Gerobak atau both. Gerobak yang dibutuhkan sebanyak satu unit. Jika usaha pecel lele sudah berkembang pesat, sobat bisa membeli beberapa gerobak untuk ditempatkan di daerah lain sebagai cabang. Pastikan gerobak dalam keadaan bersih, terawat dengan desain yang menarik. Harga gerobak pecel lele sekitar Rp 2 juta.

2. Tenda. Harga terpal ukuran 4 x 6 meter untuk tenda pecel lele sebesar Rp 1 juta.

3. Kompor gas sebanyak satu unit. Pilihlah yang merek berkualitas dan aman seperti Quantum. Harga kompor Rp 500 ribu.

4. Peralatan pendukung seperti sendok, teko, gelas, piring dari anyaman bambu, etalase kecil, termos, wajan penggorengan, ulekan, pisau dapur, ember, daun pisang, garpu, tempat sendok, tempat kecap, tusuk gigi, tisu, wadah nasi, wadah kobokan, lap, kursi plastik, dll. Investasi yang dibutuhkan sekitar Rp 5,4 juta.

5. Media promosi seperti spanduk. Harga spanduk pecel lele Rp 100 ribu.

Pendek kata, modal usaha pecel lele yang diperlukan untuk membeli perlengkapan dan alat usaha sebesar Rp 9 juta.
Selain alat dan perlengkapan di atas, modal usaha pecel lele termasuk dalam bahan baku seperti ati ampela, gula pasir, garam, minyak goreng, tempe, tahu, daging ayam, lele, sayuran lalapan, bumbu, rempah-rempah, es batu, minuman teh celup, air putih matang, kopi, beras, gas, dll. Biaya modal usaha bahan baku sekitar Rp 200 ribu per hari.
Biaya operasional usaha pecel lele antara lain iuran bulanan listrik sebesar Rp 20 ribu, sewa lokasi usaha Rp 300 perbulan, biaya transportasi Rp 200 ribu, pungutan retribusi Rp 30 ribu, bayar air dan gaji pegawai tetap Rp 2 juta perbulan. Dalam sebulan keuntungan bersih yang bisa diperoleh dari usaha pecel lele konsep warung gerobak sebesar Rp 5 juta perbulan. Lumayan bukan bagi kalangan pemula dalam bisnis ini?
Bagaimana anda tertarik membuka usaha pecel lele dengan konsep kaki lima maupun restoran ? jika tertarik segeralah membuka warung dan rumah makan pecel lele di daerah atau tempat bisnis yang masih jarang pesaing dan berada di sekitar pangsa pasar. Adapun target pasar bisnis kuliner warung makan pecel lele adalah mahasiswa, karyawan kantor, warga perumahan dll. Usaha pecel lele sendiri maupun bentuk waralaba sangat menjanjikan dijalani saat ini.

Oh Ya...RT 07 RW 07 GCA jual lele hidup per kilonya Rp.17.500,- dengan rata rata berisi 8-10 ekor.
Kedepannya akan ditambah lagi dua kolam lele, bibit lele dan pakan lele bantuan dari Kecamatan Benowo. Semangat pak Joko.






 


Minggu, 29 Agustus 2021

GCA 0707 menuju komunitas Digital - Kampung Internet

Perkembangan peradaban manusia dengan kebudayaannya akhirnya sampai pada sebuah tahapan atau era yang disebut era digital. Digitalisasi, teknologi informasi, merupakan hasil budidaya manusia, hasil kerja keras pemikiran dengan segala macam eksperimentasinya oleh manusia sebagai suatu dampak positif dari sebuah era perkembangan peradaban manusia. Tentu saja dalam sebuah era yang baru, harus dapat disadari bahwa hal tersebut dapat membuat sebuah benturan budaya atau clash of civilization.

Bagaimana dengan GCA 0707 menyikapi datangnya dunia digital lewat fasilitas baru dengan dipasangnya Internet di lingkungan kita? bisa kita pergunakan dengan maksimal keunggulan digital ataukah kita hanya mampu menterjemahkan dunia digital secara dangkal? - buat main games, buat nonton film, buat posting sebaran kebencian dari BuzzerRP ataupun untuk melihat gaya hidup hedonisme para artis sinetron dan artis instagram yang merusak pola pikir kita dengan dunia kemewahan ?.

Tentu kita semua berharap dengan hadirnya internet gratis dari vendor Biznet ini bisa mendatangkan manfaat bagi masyarakat GCA 0707. Dengan kekuatan internet 72 Mbps sudah lebih dari cukup untuk menunjang kebutuhan dunia digital yang menghasilkan nilai positif. Kita bisa jualan product UMKM komunitas, product rumahan kita yang bisa kita jual, buat belajar daring anak anak kita ataupun untuk mengakses bisnis marketing digital lainnya yang lagi booming dan tren.

Dunia digital membuka jendela dan pintu kesempatan yang seluas luasnya dengan modal yang sangat sedikit. Sudah bukan alasan lagi kita tidak bisa berusaha karena alasan tidak punya Ruko, Warung ataupun Kedai , namun kita bisa mempunyai Ruko, Warung, Toko ataupun Kedai bisnis di dunia maya tanpa mengeluarkan biaya yang besar, Seperti yang sudah dilakukan oleh salah satu warga kita, sukses besar jualan di dunia maya.

Kita manfaatkan secara positif kehadiran Internet di lingkungan kita. 
Password : pakebiznet .
Selamat berselancar...!!!









Minggu, 08 Agustus 2021

Merekam Cahaya Pandemi Kerja Bakti Agustusan 2021


Seorang Dokumenter baik dari Photo, Video atupun Suara kadang keberadaannya dianggap hanya sepintas lalu saja, mengganggu, bahkan banyak yang menyepelekan dan mengacuhkan keberadaannya.
Contohnya saya yang seorang perekam sejarah kampung yang kampungan ini...qiqiqiqi.😋
Keberadaan saya dalam setiap event ataupun acara di kampung selalu menjadi olok olok sebagai pengganggu orang kerja - orang kerja kok di photo, Opo opo kok di photo, gak kerjo mung phota photo, atau celetukan celetukan ketidak senangan saat saya datang menenteng photo...qiqiqi..💋 piissss.
Namun karena kesukaan saya menulis dan melukis cahaya ( Photo ) serta mendokumentasikan sejarah lewat photo - menjadikan saya cuek bebek sinjay sambal dipisah - tetap rai gedek mendokumentasikan acara acara kampung tercinta.
Sebuah photo biasanya belum ada nilainya bila dilihat saat ini, atau saat masih hangat sebuah peristiwa. Namun akan bernilai diwaktu yang akan datang, atau saat kita sudah mulai ingin mengingat ngingat sebuah peristiwa yang lampau.
Contohnya Blogspot Griya Citra Asri ini yang sudah berumur 10 tahun, Bisa ditemukan rekaman sejarah dari 10 tahun lalu, mulai anak anak kita masih balita, dari pak Budi badan sixpack sampai jemblung, mulai jalan kampung belum rindang pepohonan, mulai dari RT pertama sampai RT sekarang atau beberapa sahabat dan tetangga kita yang sudah almarhumpun terekam di Blogspot ini.
Atau kita menCoba bayangkan photo Proklamasi Pak Karno dan Bung Hatta  tidak ada yang mendokumentasikan atau hilang, berapa nilai kerugian kita. Atau photo pengibaran bendera proklamasi kemerdekaan tidak ada yang mendokumentasikan...piye jal..di bilang Hoax nanti kemerdekaan kita 😆..No Photo Hoax !😍
Photo photo itu ada dan bisa kita nikmati ya karena jasa tukang photo yang abadikan cahaya itu, yang datang hanya nenteng photo, ora melu upacara, ora melu nang barisan mengheningkan cipta, ora melu hormat bendera...hehehehe.
Photograper Dokumenter merupakan evidence ( bukti ) bagi sesuatu hal yang pernah ada atau terjadi, sehingga makna historisnya dapat digunakan pada waktu mendatang sebagai catatan atau laporan kebenaran objective akan sesuatu hal yang pernah ada atau yang telah terjadi.
Photo photo dibawah ini akan terlihat biasa pada saat sekarang. Namun di 5-10 tahun akan datang menjadi bernilai sejarah kehidupan bagi perjalanan kita di kampung Griya Citra Asri 0707 ini. 
tetep Motret terus aku yooo...ojo diseneni...qiqiqiqi😝
























Senin, 19 Juli 2021

BerQurban Di Idul Adha 1442 H - varian Delta Covid-19 menggila

Selamat Idul Adha 1442 H buat semuanya !!
Di saat pandemi Covid 19 yang terus naik pada serangan gelombang ke dua ini memang kita diharuskan melakukan proteksi semaksimal mungkin agar peredaran virus Covid 19 bisa di kurangi. Prosesi Qurban di Masjid Baitut Taqwa - Griya Citra Asri kali inipun melakukan prokes ketat, semua petugas wajib memakai masker bahkan Masjid Baitut Taqwa pun dipakaikan masker muter seluruh pager depannya - anak anak dan penonton hanya boleh mengintip kalau penasaran lihat prosesi penyembelehan hewan Qurban...sabarrr...hahahaha
Sampai hari ini saat kita merayakan penyembelehan hewan Qurban total kematian akibat wabah Covid berjumlah 73.582 yang meninggal dunia - itu setara dengan Dua Kali korban meninggal dunia akibat letusan gunung Krakatau 26 Agustus 1883 dengan jumlah korban jiwa 36.417. Atau sama dengan Empat Kali korban meninggal pada perang 10 November 1945 di Surabaya. 
Kemarin saya main main nengokin makam ayah saya di Babat Jerawat - area makam sudah 85% penuh hanya dalam 2 tahun terakhir karena banyaknya korban Covid 19 ini.
Ironisnya sekarang kita memasuki era dimana orang lebih mengandalkan Percaya daripada Tau. Banyak yang sangat Percaya bahwa Covid ini merupakan wabah buatan - Konspirasi - Ajang Bisnis - Covid hanya seperti flu biasa ataupun wabah ini buatan Cina untuk menghancurkan negara negara musuhnya...hemmm. Masyarakat yang disiplin mengikuti Prokes agar terhindar dari penularan malah musuh utamanya adalah sesama masyarakat yang sangat percaya hal hal yang tidak berdasar Ilmu Pengetahuan diatas. Itu yang menjadi penghalang utama kita untuk bersatu menghadapi pandemi ini.
Program Vaksinasi juga mendapat perlawanan yang keras dari mereka.
Vaksin itu Bisnis katanya...
Laaa memang iya, wong obat panu kadas kurap juga bagian dari bisnis, obat kanker, obat batuk, Kosmetik, pencabut alis, sisir, benges, korek kuping sampai kondom itu juga bisnis.
Mereka sangat heroik dan sok kritis bahwa vaksin itu bagian dari bisnis dan harus dilawan. Apakah mereka pikir sendok dan garpu di rumah itu bukan produk korporasi? Buatan Pabrik yang kalau diproduksi akan menghasilkan uang dan kekayaan bagi pemiliknya. Hidup kita itu sudah di kuasai oleh korporasi bukan hanya sampai akar akarnya bahkan sampai alat ibadah kita untuk berangkat ke Surga pun sudah dikuasai korporasi - sajadah, mukenah, air zam zam bahkan sampai naik Haji.
Vaksin itu bisnis ? ya iya son....
wong mereka dikasih gratis dari pemerintah aja masih nolak, apalagi suruh beli satu juta dua kali cubles...hahahaha.
Vaksin itu seperti payung di musim hujan. Memang benar Payung tidak menjamin tidak turun hujan, tapi Payung membantu kita tidak basah bila turun hujan....ngerti ora son ?
Selamat Iedul Adha 1442 H - tetap sabar, tetap Prokes lindungi diri kita dan orang lain.