Minggu, 04 Agustus 2019

Kerja Bakti

Kerja Bakti...Nikmati saja, nggak usah dipikir. Segera keluar rumah, pakai baju sederhana dan topi, bawa sapu atau sabit atau tanpa bawa apa apa juga boleh, mau pakai sarung juga boleh, temui orang orang sambil tersenyum, jangan ada sinetron. Nikmati saja.
Kerja Bakti itu refreshing yang sangat murah meriah. Pikiran akan cepat menjadi sehat setelah suntuk mikirin kerja dan tekanan kehidupan.
Kerja Bakti adalah bentuk dari kehidupan bertetangga, karena disitu ada Silaturahmi, saling membantu, saling mensupport antar tetangga.
Yang tidak mau Kerja Bakti? biarkan saja...bukan urusan kita...qiqiqiqi.


  












Minggu, 07 Juli 2019

Penjual Kue Puthu - mas Sutrisno


Namanya pak Sutrisno - Seperti nama pak RT kita yaaa...qiqiqi penjual kue Puthu yang setiap sore berjualan diseputar wilayah perumahan kita.

Pak Sutris berasal dari Jogja sedang istrinya dari Solo, tempat dimana kue Puthu pertama kali ditemukan dan disajikan di Mataram tahun 1814 di masa kerajaan Mataram. Disebutkan kala itu Ki Bayu Panurta meminta santrinya menyajikan hidangan pagi pendamping kue serabi.

Setiap hari pak Sutris dan istri membuat adonan kue Puthu dari tepung beras kasar 3,5 kg yang bila di buat kue menjadi 400 biji kue Puthu, dijual Rp.1.000/bijinya. Adonan 3,5 kg itu harus habis terjual setiap harinya, karena bila tersisah maka tidak bisa dijual keesokan hari - mambu katanya, tapi menurut pak Sutris selalu habis, wow..lumayan ya pendapatan Rp.400.000/perhari.

Ternyata jajanan Puthu berasal dari masa dinasti Ming, 1200 tahun yang lalu, namanya dulu XianRoe Xiao Long. Isian Puthu sendiri ikut berubah dari kacang hijau jadi gula jawa karena lebih mudah didapatkan di Indonesia saat itu.
Tuuuuutttt...suara khasnya itu lo...yang ngangeni.








Sabtu, 29 Juni 2019

RT 07 RW 07 GCA dilengkapi CCTV

Lingkungan RT 07 RW 07 Griya Citra Asri semakin aman dan nyaman dengan telah terpasangnya CCTV di 8 titik strategis seluruh wilayahnya.
Untuk sementara masih dipasang ditempat yang belum permanen sambil menunggu tiang besi yang sedang dikerjakan oleh team RT, alhamdulilah dapat sumbangan hehehehe.
Dengan adanya CCTV ini sangat memudahkan dalam memantau keadaan dan keamanan wilayah RT kita dengan real time di HP kita, baik saat di rumah, di kantor maupun di tempat terjauhpun masih bisa kita pantau, saya sudah coba pantau keadaan wilayah RT kita dari HP milik saya saat jalan jalan ke Eropa kemarin...heeemmm jelas dan real time walaupun dari benua lain belahan dunia, luarrr biasaa pak RT.
Semoga kedepannya lingkungan kita lebih nyaman, aman dan asri.









Minggu, 31 Maret 2019

Piknik bersama Warga Griya Citra Asri 0707 - 31 Maret 2019

Bukan tempat atau tujuan wisata yang utama, tetapi gembira dan bahagia bersama itulah tujuan kita...hahahahahahaha.
PRUuuuuuuttt....!!!































Selasa, 02 Oktober 2018

STNK HILANG ? nih proses pengurusanya

STNK hilang 😓...gak tau gimana kejadianya, apa jatuh saat naik sepeda motor, jatuh saat ambil dompet atau terselip di kertas2 dan ikut terbuang.
Besoknya coba saya browsing di internet mengenai alur pengurusan kehilangan STNK...hhhmmm lumayan panjang alur yang harus saya lalui.
Dengan bismilah dan melangkah saya coba ikuti ( memang niat ingin mengurus sendiri tanpa libatkan Calo )
Pertama persiapan dokumen :
1. KTP dan Photo copy-nya
2. BPKB asli dan photo copy-nya
3. Surat Kehilangan di Kepolisian
    Kebetulan Polsek Benowo di daerah tempat tinggal saya sangat dekat, meluncurlah ke sana. Sampai disana kondisi Polsek sangat sepi, maklum hari Sabtu. Diterima oleh salah satu petugas berpakaian olah raga, mungkin habis ada giat olah raga,
( oh ya...petugasnya ngasih arahan kurang ihklas, sambil agak tidur selonjoran dan menjawab dengan asal asalan...qiqiqi - mungkin capek habis olah raga ) dijelaskan alurnya dan disuruh untuk ke Samsat Suko Manunggal untuk melakukan identifikasi nomor rangka dan nomor mesin - istilahnya di esek esek..qiqiqi.

4. Cek fisik kendaraan di Samsat terpadu Suko Manunggal.
    Antrian sudah panjang di ruang pembelian formulir meskipun loket belum di buka, tapi jangan kawatir karena antrian panjang itu sangat cepat pelayanannya, jadi meskipun saya antri paling belakang tapi dalam 10 menit sudah terlayani. Habis itu formulir dan berkas kita photo copy BPKB + KTP dan BPKB asli kita masukan di map kuning yang kita beli disana, harganya Rp.2.000,-. kita serahkan ke petugas bagian esek esek istilahnya, prosesnya cepat juga, banyak petugas jadi jangan kawatir, hanya 15 menit menunggu antrian setelah itu beres sudah, semua berkas kita jadikan satu dan kembali ke Polsek Sememi...ngeenggg..

5 Surat Laporan Kehilangan di Kepolisian
   Balik lagi ke Polsek Benowo kondisi masih tetap sepi, hanya saya yang lagi ada keperluan mengurus di sabtu pagi itu. Di layani oleh petugas yang berbeda, saya langsung meminta bantuan untuk pembuatan surat laporan kehilangan STNK, persyaratan disiapkan mulai dari BPKB asli, KTP asli dan copy annya untuk di input di form Surat Laporan Kehilangan STNK.
Pagi itu kondisi Polsek sepi pengunjung, hanya saya yang menguurs keperluan surat, beberapa petugas asyik main HP dan sangat santai, mungkin hari sabtu...
Jarum jam sudah menunjukkan 9.45...berarti saya menunggu petugas mengetik dan mengisi data hampir 45 menit...hhmmm...tik tok...tik tok...qiqiqi 45 menit coyyy menunggumu...hahahaha.
Setelah selesai hampir 1 jam menunggu barulah saya menerima Surat Laporan Kehilangan di Kepolisisian itu, tapi ada satu surat lagi yaitu surat Laju untuk mengurus di Samsat sebagai lampiran data. Saya di suruh mengambilnya 3 hari lagi, berarti hari Rabu besok...siapp bosss..terimakasih.