Rabu, 27 Desember 2017

Pantai Baron Gunung Kidul Jogja

Hi teman...di ujung tahun 2017 ini, Saya akan sharing pengalaman jalan jalan ke Pantai Baron Gunung Kidul Yogyakarta.
Dengan jalur darat naik mobil dari Griya Citra Asri Surabaya di tempuh kurang lebih 8 jam sampai Jogja, berangkat malam jam 20.00 Wib - sampai hotel Santika Premiere Jogja jam 4.00 dini hari menjelang subuh. Oh yaa kalau ke Jogja kita selalu menginap di Santika Premiere Jogja yang dekat dengan Tugu Jogja, Tempat Angkringan dan ke Malioboro bisa dengan jalan kaki saja, hotelnya asik, nyaman dan makanannya sangat berlimpah, rekomen banget deh.
Setelah sarapan pagi di hotel, kita berangkat jam 8.00 pagi menuju ke Wonosari Gunung Kidul dimana pantai Baron berada.
Jalan yang kita lalui sangat bagus dengan aspal yang mulus, tidak banyak halangan yang berarti meskipun ada beberapa simpul macet yang disebabkan oleh lampu stopan persimpangan jalan.
Area Gunung Kidul menjadi daerah yang sangat ramai di kunjungi wisatawan saat musim liburan ini, banyak iring iringan mobil dari beberapa daerah di luar Jogja, kanan kiri jalan banyak pemandangan area persawahan, kebun jati, hutan rakyat atau warung kuliner khas Jogja, yang paling banyak adalah penjual Belalang Goreng disepanjang jalan, perlu dicoba.
Memasuki gerbang wisata pantai Gunung Kidul kita di kenakan tiket masuk Rp.5.000/orang, setelah itu bebas kearah wisata pantai mana yang akan kita tuju, oh ya..disepanjang pantai Wonosari Gunung Kidul kita akan di manjakan oleh banyak obyek wisata pantai, terserah mau kemana, tujuan kita adalah pantai Baron.
Di Pantai Baron kita hanya di kenakan tarif parkir mobil saja sebesar Rp.5.000.
Warung warung penjual olahan hasil laut, Makanan ringan, Bakso, Mie ayam dan penjual buah menyambut kita di sekitar area parkir.
Pantai Baron sendiri sebetulnya adalah pantai untuk bersandar para nelayan sekitar untuk menurunkan hasil tangkapannya, disana juga ada TPI dan pasar ikan.
Pantai Baron di apit oleh 2 tebing di kanan kirinya sehingga arus ombak laut tidak terlalu kencang dan besar. Di sisi kiri puncak tebing ada mercusuar yang tinggi dan dapat kita tempuh dengan menaiki tebing sampai atasnya, sedang disamping kanan ada tebing dengan gundukan pasir dengan air lautnya yang dangkal membentuk seperti pulau kecil tempat untuk bermain dan berbasah basah dengan air laut, oh ya..nyebrang ke sana dikenakan tarif Rp.10.000/ orang sudah termasuk penjemputan. Bibir pantai Baron sayangnya banyak di pasang tenda tenda sewaan yang menutupi seluruh pantainya sehingga merusak pemandangan, seandainya di tata lebih tertib pasti lebih asiik.
Harga makanan di sana sudah diatur dengan harga yang sama antara warung yang satu dengan warung yang lainnya, sehingga tidak ada harga yang bikin kita terkejut seperti harga di warung tenda Malioboro...banyak jebakan Batmannya...hahahaha.
Pantai Baron memang cocok untuk berlibur bersama keluarga.
Total Biaya :

  • Bensin Griya Citra Asri Surabaya - Jogja    : Rp. 400.000,-
  • Camilan dan makan selama perjalanan        : Rp. 200.000,-
  • Bensin Jogja - Pantai Baron PP                    : Rp. 200.000,-
  • Tiket masuk 5 orang dewasa @rp.5.000      : Rp.   25.000,-
  • Parkir Mobil                                                 : Rp.     5.000,-
  • Sewa Perahu 5 dewasa                                 : Rp.   50.000,-
  • Makan siang di Pantai Baron                       : Rp. 100.000,-
Total biaya                                                              : Rp. 980.000,- / 5 orang  = Rp. 196.000/orang.
Jadi biaya per orang bila kita berwisata ke pantai Baron Gunung Kidul Jogja dari Surabaya kurang lebih Rp. 196.000,-. (belum termasuk biaya menginap selama di Jogja)















Minggu, 10 Desember 2017

Kerja Bakti Yuuukkk..!!!












Pasar Sememi Surabaya

Ibu ibu Griya Citra Asri berbelanja kebutuhan dapur biasanya ke Pasar Sememi, hanya 1100 langka dari GCA atau 500 meter. Pasar yang telah selesai dibangun oleh Pemkot Surabaya satu tahun lalu itu secara letak dan luas area sangat representatif karena mudah di jangkau baik dari dalam perumahan ataupun dari jalan raya Sememi Benowo.
Namun dari segi ketersediaan barang kebutuhan dapur masih kurang komplit, banyak lapak lapak jualan yang belum terisi. Kebanyakan pedagang masih suka berjualan di sepanjang jalan samping pasar, sehingga di dalam area pasar kelihatan kosong.
Jalan di sekitar juga terlihat rusak dan tergenang air bila hujan, beberapa paving jalan terkelupas dan tidak rata karena beban muatan.
Bila pedagang mau disiplin berjualan di dalam pasar dan pembeli parkir kendaraan di tempat parkir yang telah disediakan serta melakukan aktivitas belanja di dalam pasar...Akan sangat tertib dan bersih Pasar Sememi Surabaya.
Yuk..belanja didalam pasar...
















Rabu, 29 November 2017

Sedot WC Nakal

Nih Salah satu nomor Tukang Sedot WC Nakal
Tabungan yang tidak bisa di prediksi isi dan waktu untuk di ambil adalah tabungan milik kita yang di pendam di bawah tanah atau Tabungan kotoran-Tinja- kita...hehehe.
Tau tau WC kita tidak mau disiram aja..terus meluber...qiqiqi.
Biasanya langkah yang praktis kita langsung panggil tukang sedot WC karena berpikiran sapiteng kita sudah penuh, sudah waktunya dikuras, tanpa meneliti lebih jauh lagi sebab sebab lain.
Dan salahnya lagi kita asal pangil aja mereka tanpa bertanya teman atau tetangga kanan kiri kita yang sudah pernah melakukan sedot WC, akhirnya kita biasanya liat di tiang listrik atau tiang telephone atau mengais didepan pagar yang banyak sekali flier penawaran sedot WC yang mereka sebar.
Padahal hampir semua selebaran yang mereka tempel dan sebar di pintu pintu pagar rumah kita itu 95% adalah kelompok sedot WC nakal, mereka berkomplot.
nih biasanya yang mereka lakukan :

  1. Mereka kalau di hubungi tidak mau menjelaskan harga atau detail sistem pembayarannya.
  2. Mereka langsung datang dengan armada truk tangki dan langsung masuk memeriksa sapiteng kita.
  3. Mereka menawarkan harga per STRIP di ukuran tangki - JANGAN SEKALI KALI MAU DENGAN SISTEM HARGA PER STRIP...INI JEBAKAN BATMAN.
  4. Awal awal terlihat air yg di kuras di petunjuk strip tangki, tapi kita lengah sedikit langsung hilang, mereka bilang berarti sudah penuh satu tangki.
  5. Kalau sudah begitu mereka akan bilang kalau harga 1 strip Rp.150.000. 1 tangki ada 14 setrip...coba kalikan...qiqiqi total Rp.2.100.000 bos. padahal ukuran notmal sapiteng kita maksimal 3 kubik.

Tips biar kita tidak di bohongi mereka :

  1. Deal harga didepan sebelum mereka mengerjakan pengurasan- harga per Kubik lebih enak
  2. Periksa isi sapiteng kita dengan minimal dengan senter lampu biar tau isi sesungguhnya
  3. Jangan mau pakai harga per strip - JANGAN
  4. Jangan tertipu dengan tampilan truk tangki yang seolah olah mempunyai kapasitas besar, isinya sedikit tuh, dimodifikasi sama mereka.
  5. Minta referensi dari tetangga atau teman yang sudah pernah melakukan sedot WC agar ada ancer ancer harga kita.
- SELEBARAN YANG ADA DI TIANG LISTRIK DAN SEJENISNYA SERTA SELEBARAN YANG DI TARUH DI PAGAR PAGAR KITA ITU SEMUA KOMPLOTAN SEDOT WC NAKAL-
Mending cari di iklan baris di koran atau info dari tetangga atau teman saja.
sedooootttt

Senin, 16 Oktober 2017

Fogging menyambut musim hujan 2017

Cara paling ampuh untuk membuat penghuni rumah se RT keluar dari sarangnya adalah dengan cara pengasapan...atau istilah bekennya Fogging.
Lahh...di minggu pagi kemarin pak Tris ketua RT kita melakukan itu, pak RT pusing..kok di minggu pagi yang cerah ini jalanan kampung RT 07 RW 07 kok sepi dari aktivitas warganya.
Dimulailah dia memanggil tukang asap yang biasanya bertugas untuk mengasapi nyamuk....werrr...tengggg...motor fogging menyalak...qiqiqiqi.
Dimulai di ujung area dekat rumah pak Samuji...Pak RT mulai mengobrak obrak warganya biar keluar rumah...
Betul juga...gak sampai satu menit...satu persatu warganya keluar rumah sambil menutup hidung pakai sapu tangan, masker atau nutup hidung pakai daster yang udah bolong bolong pinggirnya....hahahahaha.
Pak Agus Irgi keluar sambil menenteng sangkar burungnya, diikuti Rizal anaknya pak Fatkur yang biasanya suka diam dirumah...
Hahahahaha...aseeekk ramai juga kampung kita pagi ini.
jeprat jepret ahhh












Minggu, 03 September 2017

Jembatan Gantung Selopamioro Imogiri Bantul Jogja

Minggu pagi dimulai pukul 5.30 kita berangkat gowes dari Tugu Jogja menuju Jembatan Gantung Selopamioro Imogiri Bantul. Kalau lihat di Google map berjarak kurang lebih 27 Km, jadi total pulang pergi 54 Km. Beberapa tanjakan dapat kita temui di sepanjang jalan desa, lumayan buat melatih otot kaki dan pangkal paha, jalan yang kita lalui aspal mulus dengan pemandangan pedesaan, kebun lombok, sungai dan beberapa hutan jati yang lagi merangas. Sarapan pagi di warung langganan kita - Warung Pecel Bu Wied di Jl. Makam raja raja Imogiri, menu bubur lauk Gudeg ambil sendiri dengan teh panas tawar. Kalau teman teman dari Griya Citra Asri Surabaya mau gowes ke Jogja gak perlu bawa sepeda, ...nanti tak pinjemi. hehehe