Rabu, 30 Agustus 2017

Sungai Mudal Banyunganti Jatimulyo Kulon Progo Jogja

Pinginnya ke object wisata Kali Biru yang terkenal itu...tapi nyasar..qiqqiqi.
Malas putar balik akhirnya mentok sampai naik turun jalan pegunungan. Tanya penduduk setempat dapat info kalau terdekat ada object wisata SUNGAI MUDAL..
Dari luar tampak kurang menarik, tapi setelah masuk...woww...tempat yang asyik buat berenang dan berendam, bisa buat dewasa dan anak2.
Airnya bersih dan mengalir deras, tiket masuk murah hanya Rp.6.000/orang.
Ada warung jual makanan dan minuman di dalam.
Recommended dehh..bagus kok..
Dari Tugu Jogja lurus aja ke arah Godean..lurus aja jangan belok belok.
Jarak tempuh dari Tugu Jogja ke object Sungai Mudal kurang lebih 1.5 jam, kalau gak nyasar cuma 1 jam aja.









Senin, 10 Juli 2017

PPDB 2017 SMAN di Surabaya, Pagu VS NEM Terendah


Berikut hasil akhir yang saya buat dalam bentuk table.
Table diatas Saya buat pribadi dan bukan dari dinas terkait, tapi berdasarkan hitungan aktual di jam terakhir penutupan pendaftaran.
Semoga bermanfaat buat acuan di tahun 2018.





Jumat, 03 Februari 2017

Selasa, 06 Desember 2016

Ketua RT 07 RW 07 terpilih periode 2017 - 2020

Girah perebutan pemimpin kepala daerah serentak yang sedang ramai untuk masa periode di tahun 2017 berbanding terbalik dengan pemilihan pemimpin di level Rukun Tetangga atau Rukun Warga.
Bila di Pilkada para kandidat bersaing dengan segala cara baik dengan cara menawarkan program yang bombastis, money politik, blusukan ke kampung kumuh untuk meraih suara rakyat, janji muluk dengan penampilan seolah olah menjadi orang paling bijak dan murah hati dan bahkan sudah ditarik ke level keagamaan pribadi kita, mempengaruhi kepercayaan kita yang paling pribadi.
Bandingkan dengan pemilihan di level Rukun Tetangga, jangankan dijadikan RT, didaftar jadi kandidat saja mereka pada tidak mau, panitia pemilihan RT baru harus bekerja keras untuk mencari kandidat, merayu bapaknya, setelah itu merayu ibunya, Begitu berat tugas panitia pemilih untuk meyakinkan mereka. Mereka sudah membayangkan hal hal yang akan terjadi bila menjadi RT. 
Sempat ada wacana dari Pemerintah Kota bahwa setiap RT akan mendapatkan insentive gaji bulanan, tetapi masih belum bisa menarik para kandidate, mungkin tidak sebanding dengan pengorbanan dan masalah yang akan ditanggungnya.
Partisipasi warga memang menjadi faktor penting di pemilihan RT atau RW, tanpa partisipasi warga, kepengurusan baru tidak akan terbentuk dan itu dampaknya akan jelek bagi kelangsunan pemerintahan dan administrasi di level RT/RW.
Undangan pemilihan RT yang di bagikan sendiri oleh pak Pramono Bikan sebagai RT 07/07 membuktikan bahwa kerja sosial di tingkat RT sangatlah berat, membutuhkan pengorbanan baik meteri, waktu dan psikis, Terimakasih pak Pramono atas kerelaannya memimpin RT 07.
Alhamdulillah di wilayah RT 07 RW 07 Griya Citra Asri, tadi malam telah terpilih secara voting ketua RT baru.
Ada 2 kandidat yang diajukan tadi malam, yaitu pak Sutrisno Samidi dan pak Walgianto.
Terpilih secara voting dengan nilai tipis adalah bapak Sutrisno Samidi dengan perolehan 25 suara dari total pemilih 46 pemilih.
Kita sebagai warga yang baik harus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam membangun dan menjaga wilayah kita.
Selamat buat pak Sutrisno Samidi dan pak Walgianto, Semoga segera terbentuk kepengurusan yang baru dan ideal buat kampung kita.










Kamis, 17 November 2016

Masih Nyamankah tinggal di Griya Citra Asri?

Judul diatas sudah ada di benak dan batin Saya dalam 2 tahun terakhir ini, pertanyaan itu selalu timbul bila memasuki area perumahan tercinta kita....Apakah nyaman tinggal di Griya Citra Asri ?
Mari kita sedikit berimprovisasi dengan menggambarkan mulai pintu masuk depan perumahan sampai ke rumah kita.
Dari pintu masuk kita sudah di sambut dengan kelak kelok jalan menyusuri deretan Ruko yang kosong, di pintu gerbang disambut oleh security dan mulai kita menghadapi halang rintang yang ada di sepanjang jalan menuju rumah kita.
Halangan yang banyak dan sangat menjengkelkan adalah banyaknya Polisi Tidur yang jaraknya setiap 50 meter, belum lagi bentuk dan ketinggiannya yang tidak seragam, ada yang tinggi kurus, tinggi gemuk, lebar lancip dan sebagainya. Yaaa Tuhan...siapakah makhluk yang menciptakannya? tolong berilah hidayahMu ya Tuhan...
Dalam membuat Polisi Tidur sudah ada panduan dan dasar hukumnya yang harus ditaati, agar masyarakat yang menggunakan jalan masih mendapatkan haknya berkendara dengan nyaman dan aman. Membuat Polisi Tidur itu bukan hak individu atau sebagian kecil kumpulan individu. Jalan Raya adalah hak semua lapisan masyarakat pengguna jalan.
Membuat polisi tidur harus mempunyai ijin dan aturan yang telah ditetapkan oleh undang undang.
"Pembuatan polisi tidur harus mendapat izin dari pihak yang berwenang sesuai dengan UU pasal 27 ayat (2) bahwa ketentuan mengenai pemasangan perlengkapan jalan pada jalan lingkungan tertentu diatur dalam peraturan daerah".
Menurut peraturan Menteri Perhubungan No.3/1994 Pasal 4: "Alat pembatas kecepatan kendaraan hanya bisa dipasang di jalan pemukiman, jalan lokal kelas IIIC, dan jalan-jalan yang sedang dilakukan konstruksi. Selain itu perlu didahului dengan rambu peringatan"; Pasal 5: "Pembatas kecepatan kendaraan harus dibuat dengan ketinggian maksimal 12 cm, lebar minimal 15 cm, dan sisi miring dengan kelandaian maksimal 15%".
Telah disiapkan pula ketentuan pidana bagi yang melanggar Pasal 28 ayat (1) dan (2) dengan ancaman hukuman pidana. Sebagaimana diterangkan dengan rinci pada Pasal 274 dan 275 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum yaitu, "Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah)"
Polisi Tidur di Griya Citra Asri menurut Saya sudah di luar batas undang undang, Banyak sepeda motor yang terjatuh karena tidak terlihat di waktu malam ( la wong gak dikasih cat marka rek...jebakan Betmen iku...), banyak mesin sepeda motor yang terantuk karena ketinggiannya yang gak aturan, mesin bocor, masuk bengkel, keluar duit...korbanya hanya bisa sumpah serapah ke pembuatnya...dosa mengalir ke mereka ( dosa Jariah...dosa yang mengalir terus menerus walaupun yang membuat Polisi Tidur telah meninggal dunia...qiqiqiqi...)
Hal yang tidak nyaman lagi selain Polisi Tidur adalah banyaknya Mobil pribadi yang diparkir di jalan, Banyak warga Griya Citra Asri yang mempunyai mobil tapi tidak mempunyai garasi, banyak yang bisa beli mobil tapi gak bisa bikin garasi mobilnya, akhirnya jalan umum yang diperuntukan oleh masyarakat pengguna jalan di korupsi oleh mereka untuk parkir mobilnya.
Jalan setapak, lorong atau jalan besar milik bersama dan beberapa tetangga, yang digunakan untuk jalan keluar bersama, tidak boleh dipindahkan, dirusak atau dipakai untuk keperluan lain dari tujuan yang telah ditetapkan, kecuali dengan izin semua yang berkepentingan. 
Akhirnya masyarakat yang dirugikan, mereka harus bermanuver kanan kiri menghindari mobil mobil pribadi yang diparkir sepanjang jalan.
Kalau mobil mereka tergores atau tertabrak, mereka marah dengan sumpah serapahnya, minta ganti rugi, laporkan polisi, laporkan Komnas Ham atau laporkan KPK...qiqiqiqi.
Kalau mobil mereka hilang di curi...nyalahkan petugas jaga, sucurity jadi kambing hitam, tetangga kanan kiri dicurigai, tetangga disemprot kenapa gak ikut ngawasi...qiqiqiqiqi.
Kalau tetangga kanan kiri mengingatkan agar mobilnya jangan parkir di jalan umum...mereka menuduh tetangganya iri..sakit hati, dengki...halahhh...hahahaha.
Jalan umum di perumahan sudah dikuasai oleh individu individu yang kurang empati, kurang membaca dan sikap yang mau menang sendiri, asal kepentingan pribadinya tercukupi, gak mau tau hak orang lain.

Semoga di tahun 2017 sudah ada ketua RW dan perangkatnya, memang dalam 1 tahun ini ada kekosongan di perangkat Rukun Warga VII di Griya Citra Asri, sehingga lingkungan kita secara administratif dan unggah ungguh dalam bertetangga antar RT tidak dapat di awasi dengan baik.
Masih merasa nyamankah tinggal di Griya Citra Asri ?.....
Kita lihat perkembangan selanjutnya...qiqiqiqi
Salam